Infonews.web.id

Piar Pratama Masalah BDS Kabupaten Bandung Harus Beberkan ke Publik Jangan Jadi Bola Panas




SUKABUMI, - Setelah sebelumnya geger pada tanggal 28 Juli 2025 lalu dengan adanya Podcast Di Youtube Chanel Bambang Widjojanto Bersama Para Pengusaha Yang merupakan korban dari PT BDS salah satu BUMD Kabupaten Bandung membuat situasi Kabupaten Bandung bahkan Jawa Barat dan mendapatkan Atensi Publik secara Nasional  tercengang karena adanya nama nama besar di sebut oleh Para Narasumber tersebut.

Dari Mulai Nama Bupati Bandung Dadang Supriatna ada nama Kajari Bandung, Kasi Pidsus, Kepala Inspektorat sampai nama Petinggi elit nasional Sekelas H. Cucun Samsurizal pun Disebut.

Hal tersebut ternyata lansung disorot tajam dan dikupas tuntas oleh Piar Pratama.SH yang merupakan Advokat sekaligus ketua Umun Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat, Rabu (30/7/2025).

Dimana Piar membuat lansung Video di Chanel Youtube Milik Pribadinya dengan Tema Kupas Tuntas KASUS BDS dari dua sisi, dan tentu hal tersebut jadi perhatian Publik. Piar secara terang terangan Berani mengutarakan hal hal tajam.

" Kajari, kasi pidsus harus beri penjelasan kepada publik benar atau tidaknya, apa yang disampaikan Saudari Vita (korban BDS) saat di podcast Bersama BW (Bambang Widjojanto) tersebut," cetus Piar.

Selanjutnya secara terang terangan Piar meminta Kejelasan Kepada Inspektorat Kabupaten bandung, Inspektorat jangan diam saja ko. Terkait ada pernyataan konyol gitu ke masyarakat dalam Podcast seorang korban yang bernama Vita menyebutkan Bahwa Inspektorat menyampaikan agar Membuat Konsorsium dengan seluruh korban agar dapat Proyek dari Bupati !!.

"Benarkah ungkapan tersebut? Jika benar pertanggung jawabkan jika tidak segera angkat bicara. Saya meminta agar APH harus jelas penangananya dalam hal ini jangan terkatung katung," tandasnya.

Dan menyikapi Statement dari Kuasa Hukum BDS, Piar menyampaikan hal tersebut berarti jelas yang benar-benar masalah Ini BDS, ya harus bertanggung jawab secara hukum baik perdata maupun pidana,dan seharusnya Dirutnya Muncul juga beri penjelasan.

"100 miliar bukan sedikit, saya meminta agar BDS ini di usut, serta kalau tidak bermanfaat atau hanya merugikan ya bubarkan saja dari pada uang rakyat mubah, " tegas Piar.

Reporter: Jack



















Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close