NASIONAL

Ads

GAYA HIDUP

INFO TNI

INFO POLITIK

PILPRES 2024

Kamis, 18 April 2024

Kondisinya Memprihatinkan, Satgas Yonif 310/KK Bantu Bersihkan Rumah Seorang Kakek



Pegunungan Bintang ~ Sadar akan kondisi warganya yang membutuhkan bantuan, Pos Batom Satgas Yonif 310/KK bantu bersihkan rumah Pontius Taplo (62) seorang kakek yang hidup sendirian tanpa keluarga di Kampung Batom 2, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Rabu (18/4/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk kepedulian personil Satgas terhadap warga sekitar. Karena dengan kehadirannya, Satgas Yonif 310/KK ingin memberikan manfaat dan dampak positif yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat di perbatasan.

"Kondisi Pontius Taplo yang sudah tua dan sakit-sakitan membuat dirinya tidak mempunyai waktu dan tenaga untuk menjaga kebersihan rumahnya. Dirasa kami perlu mengambil langkah aktif untuk membantunya," terang Dansatgas.

Menurut Letkol Inf Andrik Fachrizal, manfaat penting dari menjaga kebersihan rumah dan lingkungan antara lain terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat. Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, malaria, muntaber dan lainnya.

Lanjut diungkapkan, Pontius Taplo (62) seorang duda yang memiliki satu orang anak yang sudah berkeluarga dan bekerja di Sentani-Jayapura. Kondisi dirinya sering sakit-sakitan sehingga tidak bisa melakukan aktivitas berat. 


Sementara itu, Danpos (Komandan Pos) Batom Letda Inf Eko Effendi menambahkan bahwa dirinya merasa prihatin dengan kondisi Pontius. Beserta personil Satgas, dirinya membersihkan lingkungan rumah mulai dari bagian luar dan dalam serta membuang sampah-sampah yang dapat menjadi sarang penyakit.

"Kami ingin ciptakan suasana rumah lebih bersih dan asri, sehingga Bapak Pontius bisa menikmati hari-harinya dengan nyaman," tambah Letnan Eko.

Pontius Taplo (62) sangat terharu dengan apa yang dilakukan personil Satgas Yonif 310/KK, dirinya pun tidak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Saya tidak menyangka Anak (personil satgas) akan datang kesini dan bersihkan rumah saya. Saya sudah menolak agar tidak dibersihkan karena saya merasa tidak mampu menyediakan makanan untuk mereka walaupun hanya sekedar air minum. Tapi mereka terus saja membersihkan rumah saya. Terima kasih Anak, kalian sangat baik sekali," tutur Pontius.


Otentifikasi : Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Rabu, 17 April 2024

Berbagi Kebahagiaan, Kapolres Cirebon Kota Gelar Halal Bihalal Bersama Tahanan




POLRES CIREBON KOTA,-Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto, S.Ik.,M.M menggelar acara halal bihalal bersama para tahanan di Rumah Tahanan Polres Cirebon Kota pada Rabu (17/4/24).

Halal bihalal tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan, menciptakan atmosfer positif di antara Kapolres, petugas, dan para tahanan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi momen introspeksi bagi para tahanan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

"Kami harap para tahanan dapat memperbaiki diri dan selalu introspeksi terhadap apa yang sudah dilakukan," terangnya.

Setelah selesai acara halal bihalal Kapolres Cirebon Kota membagikan nasi kotak untuk makan siang kepada para tahanan.

Turut mendampingi kegiatan tersebut, Wakapolres Cirebon Kota Kompol Rizky Adi Saputro, S.H.,S.Ik, Kasat Tahti IPTU M. Taufik, Kasat Reskrim AKP Anggi Eko Prasetyo, Kasat Resnarkoba AKP Ma'ruf Murdianto, Kasi Propam AKP Sukirno serta jajaran lainnya.

Ink

Lokasi Longsor Toll Bocimi KM 64 Ditinjau Oleh Menko PMK dan Wakil Bupati Sukabumi




Sukabumi,matapubliknews.com,-Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy Meninjau lokasi longsor toll trans jabar Bocimi KM 64 Parungkuda, Rabu (17/04/2024). 

Amblesnya  jalan toll Bocimi di pintu exit toll Km 64 menyebabkan jalan toll tersebut tidak bisa di lalui secara normal, padahal jalan tersebut diproyeksikan untuk mengurangi kemacetan. 


"Peristiwa ini sangat di sayangkan karena pada saat di butuhkan untuk mobilitas orang dalam rangka mudik, ternyata ada kendala yang tidak bisa di hindari tetapi walau demikian ada upaya dari menteri PUPR, PT. Waskita Karya,dan juga dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk bisa di gunakan dengan cara memfungsikannya satu jalur",ungkap Menko PMK. 

Sementara itu, Wabup mengatakan bahwa dengan Melihat langsung Menko PMK,  kepala BNPB dan pihak terkait Bisa Mengkoordinasikan perbaikan fasilitas yang ambles tersebut. 

"Seperti apa tadi yang di sampaikan oleh pihak Waskita Karya, perbaikan jalan toll yang ini bisa selesai di perbaiki kurang lebih 4-5 bulan kedepan. Kita akan tunggu mudah-mudahan segera terlaksana dan bisa di tindak lanjuti sehingga jalan tol trans Jabar Bocimi ini bisa di manfaatkan lagi oleh pengguna secara utuh",pungkasnya.

Red

Polsek Cisaat Berhasil Amankan 3 Warga Cisaat Sukabumi Di Duga Gondol Bantalan Besi Kereta Api



Kota Sukabumi, 

3 warga Cisaat Sukabumi, RK (40 tahun), RSP (41 tahun) dan PAP (23 tahun) diamankan Polsek Cisaat Polres Sukabumi Kota karena diduga terlibat aksi pencurian dengan pemberatan di kawasan stasiun Kereta Api Cisaat Kabupaten Sukabumi. Ketiga pemuda yang diduga mencuri 10 bantalan besi rel kereta api tersebut diamankan di sekitar Kampung Cibatupos Cisaat Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/4/2024).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Cisaat, Akp Yanto Sudiarto mengungkapkan, aksi pencurian yang dilakukan ketiga terduga pelaku tersebut pertama kali diketahui petugas keamanan PT. KAI (Kereta Api Indonesia).

“Memang betul, pada hari Selasa (16/4) sekitar pukul 15.00 WIB, kami berhasil mengamankan 3 orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan 10 bantalan besi rel kereta api milik PT. KAI. Ketiganya kami amankan di sekitar Kampung Cibatupos Cisaat Sukabumi,” ungkap Yanto kepada awak media, Rabu (17/4/2024).



“Dari hasil pemeriksaan sementara, dapat kami sampaikan bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan di kawasan stasiun kereta api Cisaat pada hari Senin (15/4) sekitar pukul 22.30 WIB. Aksi para pelaku ini sempat diketahui oleh petugas keamanan PT. KAI, sehingga ketiganya langsung melarikan diri dan alhamdulilah ketiganya bisa segera kita amankan,” sambungnya.

Lanjut Yanto, “terhadap ketiga terduga pelaku, kami menerapkan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun,” lanjutnya.

“Kami dari pihak Kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusifitas kamtibmas. Bila ada yang melihat atau mengetahui gangguan kamtibmas, bisa langsung melaporkan ke Kepolsiain terdekat atau menghubungi call center 110 maupun Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di 0811654110.” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, petugas keamanan PT. KAI memergoki 3 orang yang tengah memindahkan beberapa bantalan besi kereta api milik PT. KAI hingga sejauh 20 meter di kawasan stasiun kereta api Cisaat Sukabumi, Senin (15/4/2024) sekitar pukul 22.30 WIB. Merasa aksinya diketahui, ketiganya langsung melarikan diri hingga berhasil diamankan Polsek Cisaat Polres Sukabumi Kota di sekitar Kampung Cibatupos Cisaat Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/4) sekitar pukul 15.00 WIB.

*Satgas Yonif 310/KK Gotong Royong Bersihkan Dan Tata Puskesmas Web Demi Kenyamanan Warga*



Keerom ~ Demi terciptanya suasana bersih dan asri serta demi kenyamanan warga,  Pos Ubrub Satgas Yonif 310/KK bergotong royong bersama para pegawai Puskesmas lakukan pembersihan serta tata Puskesmas Web di Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (16/4/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas, pemeliharaan kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebab penyelenggaraan program kebersihan lingkungan puskesmas merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berobat di puskesmas.

"Kerja bakti yang dilakukan merupakan kerja sama dan komitmen antar instansi yang ada di wilayah Distrik Web untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan," terang Dansatgas.

Lanjut diungkapkan, target gotong royong yang dilakukan pihaknya tersebut adalah pembersihan di area dan lingkungan sekitar Puskesmas, baik bagian dalam maupun luar ruangan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian personel yang bertugas di Pos Ubrub terhadap kebersihan lingkungan dalam mewujudkan Indonesia Sehat di wilayah perbatasan.


Sementara itu, Danpos (Komandan Pos) Ubrub Kapten Inf Dicky Dian Saputra S.T.Han., menambahkan bahwa Puskesmas Web merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan yang ada diwilayah Distrik Web.  

Dalam pelaksanaannya, personil Satgas membersihkan ruangan-ruangan di Puskesmas, seperti ruang tunggu, ruang periksa, dan ruang rawat inap. Mereka juga membantu menata dan membersihkan peralatan medis yang ada di Puskesmas.

"Jika lingkungan bersih, maka aktivitas di lingkungan Puskesmas Web akan lebih baik dan tentunya orang yang akan datang berobat punya motivasi untuk sehat," tambah Kapten Dicky.

Disisi lain, Marselinus Wellip Amd.Kep, (49) selaku Kepala Puskesmas (Kapuskes) Web mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK atas bantuannya dalam kegiatan karya bakti tersebut.

"Terima kasih kepada personil Satgas dari Pos Ubrub telah membantu kami dalam pembersihan Puskesmas ini, sehingga lingkungan Puskesmas tampak lebih bersih dan asri. Bantuan ini juga sangat berarti bagi kami, terlebih dalam waktu dekat Puskesmas Web akan menghadapi Akreditasi," tutur Kapuskes.


Otentifikasi : Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Agresif Bangun Sukabumi, Ayep Zaki Ambil Formulir Pendaftaran Bacalon Walikota Sukabumi dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan




SUKABUMI (16 April): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon (bacalon) Wali Kota Sukabumi untuk Pilkada Kota Sukabumi dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan (PDIP).

Berkas formulir pendaftaran bacalon Walikota Sukabumi tersebut diterima Ayep Zaki dari Bendahara DPD Partai Demokrat Kota Sukabumi Luviana Adam sedangkan dari PDI Perjuangan Ayep Zaki menerimanya dari Erik Erwinda selaku Sekretaris DPC PDIP Kota Sukabumi.  

“Keputusan ini saya ambil setelah melalui serangkaian pertimbangan matang dan mendalam, dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat serta tantangan yang dihadapi Kota Sukabumi ke depannya,” ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Selasa (16/4).

Sebagai putra daerah Sukabumi yang memiliki pengalaman di berbagai bidang, Ayep Zaki memiliki visi yang jelas untuk membawa perubahan bagi Kota Sukabumi. Ayep bahkan menekankan pada lima program utama yang akan menjadi fokusnya jika terpilih menjadi Walikota.

“Pertama program dana abadi komunitas, di sini saya akan membangun dana abadi komunitas untuk menumbuhkan ekonomi akar rumput. Di program ini, syaratnya dana ini tidak boleh hilang, tetapi digunakan untuk pengembangan ekonomi di komunitas dan ini sudah berjalan dan Alhamdulillah hasilnya bagus,” terang Ayep.

Ditambahkan Ayep, program dana abadi ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial kepada kelompok-kelompok masyarakat, koperasi, dan UMKM dalam mengembangkan usaha mereka. Program ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara ekonomi.

"Program kedua saya adalah budidaya pertanian. Sektor pertanian ini penting karena menjadi salah satu pilar ekonomi Kota Sukabumi. Dengan meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian maka kesejahteraan petani akan lebih terjamin," tukas Ayep Zaki.


Program pertanian ini, tambahnya, akan memberikan penyediaan bantuan teknis sarana produksi pertanian, serta pengembangan pasar yang lebih luas bagi produk pertanian lokal. 

Sedangkan program ke tiga adalah pembangunan infrastruktur dengan memperbaiki kualitas infrastruktur di kecamatan hingga di pelosok desa-desa. 

"Infrastruktur yang baik akan menjadi landasan penting bagi pertumbuhan dan kemajuan Kota Sukabumi," tegas Ayep.

Program keempat, jelas Ayep, adalah tenaga kerja. Menurut Ayep program ini untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan pembinaan. Hal ini akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Sedangkan program ke lima adalah investasi. Dengan investasi, saya ingin menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif. Dengan investasi yang masuk akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja jauh lebi luas," terang Ayep.

Dengan visi yang jelas dan program-program yang konkrit, Ayep Zaki menegaskan komitmennya untuk membawa Kota Sukabumi menuju arah yang lebih baik dan lebih maju. 

“Insyaallah dengan niat yang baik dan juga dukungan dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan, termasuk aspirasi kuat dari masyarakat Sukabumi, saya yakin dengan bersama-sama mereka akan dapat mewujudkan visi Kota Sukabumi yang lebih baik dan lebih sejahtera,” pungkas Ayep.

Kronologi Penembakan M.DAT di Tapos Bogor, Diduga Oknum Penyidik Unit Tahbang/Resmob PMJ Langgar Kode Etik Berat






*JAKARTA*--Berawal M.DAT (21) saat dibonceng oleh H (25) asal Lampung Timur saat duduk di pinggir jalan di bilangan Tapos, Depok sekitar pukul 15.00 WIB, pada tanggal 29 Februari 2024 tiba-tiba datang beberapa polisi dan langsung meringkus H dan M.DAT. Saat di TKP didapati H (DPO Polisi) membawa senpi dan tidak ada perlawanan.
Anehnya H (DPO Polisi) sampai saat ini dalam keadaan baik-baik saja.

Namun hal berbeda perlakuan yang diterima dari oknum polisi Unit 2 Tahbang Resmob Polda Metro Jaya M.DAT langsung diikat tangannya dan ditembak ke arah perut hingga tembus padahal kedua tangan sudah diikat dan tidak mengadakan perlawanan.

Selanjutnya dalam keadaan luka tembak diperut M.DAH dilarikan ke RS.Polri Kramat Jati. 
TS Paman korban yang tinggal di Gunung Putri Kabupaten Bogor mendapatkan kabar via telp bahwa keponakannya sekarang dirawat di RS Polri Kramat Jati. 

Paman korban penembakan bersama Istri korban menuju RS.Polri Kramat Jati dan menemukan M.DAH dalam keadaan tak berdaya dengan luka tembakan diperut hingga tembus. 

Sebelum operasi menurut keterangan korban yang disampaikan ke istri korban dipaksa untuk mengakui pencurian sepeda motor di wilayah Bekasi,karena dalam tekanan korban mengikuti intruksi dari penyidik. 

"Sudah ikuti saja, nanti saya bantu karena M.DAH bukan pemain." ujar penyidik. 

Keluarga terkejut pada tanggal 1 Maret 2024 mendapatkan Surat Penetapan Tersangka Nomor S.Tap/191/III/2024/Ditreskrimum Polda Metro Jaya. 

Keponakan saya ditetapkan sebagai tersangka dituduh melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP yang terjadi pada Rabu 21 Februari 2024 TKP di Bekasi. 

Setelah kami cek faktanya pada tanggal 21 Februari 2024 keponakan saya sedang sakit gejala DBD dibuktikan dengan Surat Dokter klinik tempat keponakan saya berobat. 

Tentu penetapan tersangka terhadap  keponakan saya tidak mendasar dan cacat secara hukum , Keponakan saya mengakui perbuatan yang tidak pernah dilakukan karena takut dan dalam keadaan luka tembak tembus perut. 

M.DAT masih dalam keadaan sakit karena luka dalam bekas tembakan diperut, BAB masih menggunakan kantung plastik medis namun pada tanggal 2 April 2024 dibawa ke Polda Metro Jaya oleh beberapa orang penyidik dan dugaan saya benar keponakan saya kembali di bawa ke RS Polri Kramat Jati pada Kamis, 3 April 2024.

"Kemudian pada tanggal 4 April 2024,M.DAT kembali dijemput penyidik  ke Polda Metro, dengan alasan data pasien sudah tidak ada di RS.Kramat Jati, bahkan keponakan saya tidak diberi makan dan dikasih obat." jelas TS Paman Korban. 

"Tolong segera keluarga buat Surat Penangguhan Penahanan nanti saya urusin " ujar DM anggota Unit 2 Tahbang/ Resmob Polda Metro Jaya. 

" Saya telah membuat Surat Penangguhan Penahanan ditujukan ke Yth. kasubdit Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya yang saya tandatangani diatas materai Rp.10.000, - dan ada bukti tanda terima Surat." imbuh Paman korban. 

Paman korban penembakan memaparkan sampai detik ini keponakan saya masih di Tahan di Tahti Polda Metro Jaya dalam keadaan sakit, BAB masih menggunakan kantung medis.Saat kami berulang kali hendak mengkonfirmasi dan menanyakan kepada penyidik selalu tidak direspon padahal mereka yang meminta Surat penangguhan penahanan dengan alasan RS Kramat Jati tidak ada anggaran,data pasien sudah tidak ada. 

" Terakhir kami membesuk didampingi Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Lilik Adi Gunawan, pada Senin, 15 April 2024 ,saat istri korban penembakan hendak membesuk, salah satu anggota polisi mengatakan tidak boleh ada tanda tangan didalam. 

Lalu timbul kegaduhan,karena Pengawas DPI yang mendampingi keluarga hendak membesuk dan hendak meminta tanda tangan dan sidik jari korban penembakan tidak diizinkan oleh Kepala Tahti Polda Metro Jaya dan diminta kordinasi dengan penyidik. 

Di tempat terpisah saat dikonfirmasi awak media pada Rabu, (17/4/2024) Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Lilik Adi Gunawan menjelaskan istri tersangka korban penembakan sejak awal mengadukan pada DPI terkait Oknum Polisi Unit 2 Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya Diduga melakukan pelanggaran kode etik berat, melakukan kesewenang-wenangan,suaminya yang tidak melakukan perlawanan, kedua tangan sudah diikat ditembak perutnya. Bukankan ada asas praduga tak bersalah dan tidak boleh asal tembak apalagi kearah yang mematikan. 

Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Lilik Adi Gunawan memaparkan mengenai penggunaan senjata api, tertuang dalam Peraturan Kapolri No.8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam penyelenggaraan tugas Polri kemudian turut diatur dalam Peraturan Kapolri No.1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan.

Secara spesifik, merujuk dalam Pasal 47 Peraturan Kapolri No.8 Tahun 2009 disebutkan bahwa penggunaan senjata api hanya boleh dilakukan untuk melindungi nyawa manusia. Di dalam Peraturan Kapolri, turut diatur syarat-syarat lebih lanjut bahwa senjata api hanya boleh dipergunakan dalam keadaan saat membela diri dari ancaman luka berat atau kematian dan mencegah terjadinya kejahatan berat.




Sebelum menggunakan senjata api, polisi perlu memberi peringatan dengan ucapan yang jelas kepada sasaran untuk berhenti dan menunggu agar peringatan diindahkan. Namun, dalam beberapa kondisi, peringatan tidak perlu diberikan ketika kejadian yang berlangsung berada dalam jarak dekat sehingga tidak bisa lagi untuk menghindar.

"Istri korban penembakan sejak awal memang mengadukan kejadian yang dialami suaminya kepada kami dan kami wajib menerima pengaduan masyarakat untuk menegakkan keadilan." ujar Pengawas DPI. 

"Kami dari FPII dan DPI menyerahkan segala hal terkait permasalahan hukum bagi keluarga korban penembakan kepada Penasehat Hukum FPII Adv.Arhur Noija,SH., Kantor Gerai Hukum ART & Rekan dan istri korban sudah menandatangani surat kuasa permohonan bantuan hukum. "lanjutnya.

"Kami meminta Kapolri segera memeriksa serta menindaklanjuti kasus penembakan di Tapos Depok serta menindak tegas Oknum Penyidik Unit 2 Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya, apabila terbukti terjadi pelanggaran maka sudah layak patut dan pantas di PTDH." tegas Lilik Adi Gunawan. 

"Seluruh perusahaan media maupun jurnalis konstituen Dewan Pers Independen (DPI) saya minta kawal hingga tuntas terkait kejadian penembakan di Tapos Depok yang diduga adanya kesewenang-wenangan oknum polisi Polda Metro Jaya." pungkas Pengawas Dewan Pers Independen. 

Sampai berita ini di tayangkan pihak Reskrimum Polda Metro Jaya belum dapat dikonfirmasi awak media.(Tim/Red). 

*Sumber: Presidium Dewan Pers Independen (DPI)*.

Selasa, 16 April 2024

*Ketua Presidium FPII Minta Kapolri Periksa dan Tindak Tegas Oknum Polisi PMJ, Terkait Penembakan di Tapos Depok*



JAKARTA--HS (24) seorang istri asal Lampung Utara mengadukan kepada Dewan Pengawas DPI (Dewan Pers Independen) Lilik Adi Goenawan pada 27 Maret 2024 terkait suaminya yang diduga menjadi korban penembakan oknum polisi Subdit II Tahbang Resmob Polda Metro Jaya di seputaran daerah Tapos, Depok, Jawa Barat pada 29 Februari 2024.

"Saya berkoordinasi dengan Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati terkait pengaduan masyarakat yang kami terima dan segala hal terkait pengaduan tersebut diserahkan ke Kantor Gerai Hukum ART dan Rekan." kata Dewan Pengawas DPI Lilik Adi Goenawan saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, (16/4/2024). 


Berawal dari T (paman korban) yang mendapatkan pemberitahuan dari DM salah satu anggota Subdit Tahbang Resmob Polda Metro Jaya bahwa M.DAT sedang berada di RS Polri Kramat Jati. 

Lalu paman korban dan istri M.DAT berangkat ke RS.Polri Kramat Jati .Paman korban terkejut keponakannya sedang terbaring dengan didapati luka tembakan didaerah perut. 

Paman korban menjelaskan sebelum dioperasi salah satu oknum anggota polisi Subdit Tahbang II Resmob Polda Metro Jaya mengatakan sudah akui saja M.DAT pernah melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Bekasi Jawa Barat bersama H (DPO Polda Metro Jaya) pada 21 Februari 2024.


Karena dalam keadaan sakit dan dibawah tekanan M.DAT akhirnya menandatangani surat terkait intimidasi oknum polisi Subdit Tahbang II Polda Metro Jaya. 

Paman korban memaparkan nanti kami bantu setelah M.DAT mengakui telah melakukan pencurian bersam DPO Curanmor Polda Metro Jaya namun faktanya pada tanggal 1 Maret 2024 malah mendapatkan Surat Perintah Penangkapan dan mendapatkan surat perintah penahanan pada tanggal 2 Maret 2024 dari Direskrimum Polda Metro Jaya. 

"Kami tidak kenal dengan H,DPO Polda Metro Jaya, yang janggal kenapa H yang membawa senpi malah baik-baik saja dan keponakan saya diikat tangannya dan ditembak hingga tembus ke bagian perut, sedangkan keponakan saya tidak mengadakan perlawanan serta tidak bersenjata dan keponakan saya adalah pekerja bukan pemain curanmor apalagi DPO." tegas paman korban. 

"Saya punya bukti bahwa keponakan saya tidak melakukan pencurian kendaraan bermotor pada tanggal 21 Februari 2024 di Bekasi karena keponakan saya ada dirumah dalam keadaan sakit dibuktikan dengan surat bukti dari dokter."ujar paman korban. 

Pada tanggal 22 Maret 2004 HS (24) istri korban bersama TS paman korban didampingi Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) beserta Dewas DPI Lilik Adi Goenawan meminta pendampingan hukum ke Adv.Arhur Noija, SH di Kantor Gerai Hukum ART dan Rekan. 

HS (24) telah memberikan kuasa kepada Kantor Gerai Hukum ART & Rekan dan telah menandatangani Surat Kuasa pada 22 Maret 2024,segala hal terkait kasus dugaan intimidasi dan kriminalisasi oknum polisi Subdit Unit II Tahbang Resmob Polda Metro Jaya yang menembak kebagian perut suaminya tanpa tembakan peringatan.

"Saat keponakan saya dipindahkan dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati ke Tahti Polda Metro Jaya, penyidik meminta untuk membuat surat penangguhan penahanan dan saya sebagai penjamin telah mengirim surat penangguhan penahanan pada tanggal 04 Apri 2024." jelas Paman korban. 


"Saat kami kordinasi dan menanyakan tidak pernah ada respon padahal kondisi keponakan saya masih sakit dan butuh dirawat insentif." tegasnya. 

" Gerai Hukum ART dan Rekan sudah menindaklanjuti dengan mengirimkan Surat Perlindungan Bantuan Hukum (SPBH) kepada petinggi Polri guna mengevaluasi tindakan yang dilakukan oleh penyidik terkait dugaan adanya tindakan kesewenang-wenangan dan ketidakcakapan atas peristiwa tersebut."tegas Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati.

Kasihhati memaparkan pada Senin 16 April 2024 saya meminta Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) untuk mendampingi istri korban penembakan untuk membesuk dan meminta tanda tangan kuasa , ternyata tidak diizinkan oleh petugas Tahti dan kepala Tahti Polda Metro Jaya mengarahkan untuk menghadap penyidik. 

" Ya, karena kemarin Kantor Hukum ART dan Rekan  masih libur Hari Raya Idul Firi saya mendampingi keluarga korban penembakan dan saya menyaksikan didampingi kepala Tahti Polda Metro Jaya menurut saya belum layak di masukkan ke Tahanan karena buang air masih melalui selang. " imbuh Dewas DPI. 

"Terkait bantuan hukum dan advokasi adalah kewenangan dan tugas dari Penasehat Hukum keluarga korban itu Gerai Hukum ART dan Rekan, karena Kantor masih libur saya hanya mendampingi keluarga korban." tegas Lilik Adi Gunawan. 

"FPII dan DPI meminta Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo melakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan tegas atas dugaan kesewenang-wenangan terkait peristiwa tersebut." pungkas Kasihhati. (Tim/Red). 


*Sumber: Forum Pers Independent Indonesia (FPII).*

Satgas Yonif 310/KK Keliling Kampung Berikan Layanan Cukur Gratis Untuk Warga Perbatasan




Keerom ~ Ketiadaan jasa pangkas rambut di wilayah perbatasan, Pos Yuruf Satgas Yonif 310/KK berkeliling kampung berikan layanan cukur gratis kepada warga di Kampung Yuruf 2, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (15/4/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas, layanan pangkas rambut keliling gratis yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar karena tidak adanya layanan pangkas rambut di wilayah tersebut.

"Ketiadaan tukang cukur, membuat warga melakukan potong rambut secara mandiri dengan menggunakan alat seadanya seperti gunting atau pisau, hal ini sangat berbahaya," terang Dansatgas.

Menurut Letkol Inf Andrik Fachrizal, bahwa kehadiran prajurit TNI di perbatasan negara tidak hanya menjaga stabilitas keamanan saja. Namun prajurit TNI juga turut berkontribusi untuk dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat, melalui kegiatan pendidikan, kesehatan maupun kegiatan sosial lainnya.


Pada kesempatan ini Danpos (Komandan Pos) Yuruf Letda Inf Agus Waluyo beserta personil Satgas berkeliling kampung berikan layanan cukur gratis. Sebanyak 15 warga mendapatkan pelayanan tersebut mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

"Kami ingin tanamkan jiwa kerapian sejak dini kepada anak-anak serta membantu kesulitan masyarakat atas keterbatasan tenaga dan alat pangkas serta biaya yang relatif mahal untuk pangkas rambut," tambah Letkol Andrik.

Layananan cukur keliling gratis yang dilakukan personil Satgas Yonif 310/KK ini menarik perhatian Martein Pofai (40) selaku Kepala Kampung.

"Ini sangat bermanfaat buat masyarakat, selama ini mereka (warga) jika ingin memangkas rambutnya harus berangkat ke kota di Distrik Arso, itu sangat jauh sekali. Terima kasih abang-abang TNI sudah sangat peduli kepada warga disini," tutur Martein.


Otentifikasi : Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Senin, 15 April 2024

Deden Deni Wahyudin akan Membuka Perubahan baru dalam persiapan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024



Sukabumi - Deden Deni Wahyudin, S.E, selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sukabumi, telah resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi tahun 2024 melalui Partai Demokrat. Pendaftaran ini diterima langsung oleh Ariestiandi, Kepala Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat, dan Asep Saepudin Khalik, Bendahara Penjaringan Pilkada Partai Demokrat DPC Sukabumi.

Deden, yang menjadi sorotan sebagai kandidat kuat dalam Pilkada 2024 Kabupaten Sukabumi, telah mengambil formulir pendaftaran dan akan melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan. "Memang benar tadi bapak Deden Deni Wahyuddin Baru saja mengambil formulir dan harus melengkapi berkas-berkasnya untuk memenuhi persyaratan penjaringan bakal calon kepala daerah dari Partai Demokrat," ujar Ariestiandi.


"Kami sangat mengapresiasi niat dan semangat yang ditunjukkan oleh Bapak Deden Deni Wahyudin untuk mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat. Kami yakin bahwa dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh Bapak Deden, ia akan dapat berkontribusi signifikan dalam memajukan Kabupaten Sukabumi jika terpilih sebagai pemimpin," ujar Ariestiandi.

Pendaftaran Deden Deni Wahyudin ini membuka babak baru dalam persiapan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024. Dengan semakin banyaknya tokoh yang mendaftar, dinamika politik di daerah ini diharapkan semakin meningkat dan membawa berbagai alternatif pemimpin bagi warga Sukabumi dalam memilih pemimpin mereka di masa mendatang.

Editor: Aconk Kupluk

INFO HUKUM

INTERNASIONAL

KRIMINAL

DAERAH

NASIONAL

© Copyright 2023 INFONEWS WEB | Amanah Aspirasi Rakyat | All Right Reserved