MASA DEPAN BANGSA

LEADERSHIP

PEMUDA SIDUAMPAN

SEJARAH DUBLIN

MALAM YANG HENING

3 Pemuda Selalu Exisss

Jumat, 01 Maret 2019

Kekenyangan bakar ayam






Share:

Selasa, 26 Februari 2019

3 Pemuda selalu exisss

Hallooo
Tiga pemuda yang selalu exis berpoto² di pantai selat baru menjelang shalat magrib. Tiga pemuda ini berasal dari 3 daerah.  Sebelah kanan berasal dari bengkalis yang menyandang gelar M.A  dan yang di tengah dari pekan baru rumbay Menyandang .MM dan sblah kiri dari padang menyandang .SS.
Tiga pemuda ini tempat ber semayam/tinggal di rumah sederhana ya itu di sebuah kos kosan jaln lintas saya kurang tau namanya sebut saja  selat baru. 
Hahahaaa  😀😀😀

Yang ke tiganyo tu masih jomlo lo....
Siape yang mau masih bisa daftar tu hahahaaa


Sejumlah Anak kos-kosan di kawasan jlan bantan, bengkalis. Selasa malam  tampak galau- galau, sehingga mereka membuat bakar-bakar ikan dan jagung.
Sebagaimana terpantau Infonews  Selasa sore (26/2/2019). Pada waktu acara bakar jagung Mereka di iringi alunan musik yang Sangat merdu.

 Poto waktu bakar ikan  rintik rintik hujan turun. Sehingga payung siap di persiapkan
 Poto anak kos mau buat status bakar ikan



Poto acara tour ke pantai selat baru








Share:

Selasa, 19 Februari 2019

Jalan Baru siduampan

Masyarakat gotong royong di Jalan Baru

Ratusan Masyarakat siduampan  Gotong royong  dijalan baru Samping mesjid raya siduampan yang menjadi akses menuju lahan perkebunan Masyarakat siduampan, dan disamping gotong royong masyarakat juga sempat bakar-bakar ayam dan ikan. Acara tersebut berlangsung dari pagi sampai sore...  Infonews.com










Share:

Sabtu, 16 Februari 2019

Pemuda suduampan rayakan Hut RI 73

Pemuda/i siduampan dan Anak KKN STIE Yappas simpang empat

Minggu, 19 Agustus 2018. Pemuda siduampan rayakan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 73 . Puncak perayaan di gelar Bangkit Bersama Membangun Generasi di lapangan stadion bola kaki siduampan pertepatan di batu runcing.

Panitia acara tersebut yang di ketuai oleh Arpian, Sekretaris Septi riana, Bendahara Rida Revika. Dan akorlap Guntur Siregar. Ketua PJ Panjat pinang Lenni. PJ Tarik Tambang Alpian, PJ Makan Kerupuk Rasihan Anwar, PJ Pancing Botol HeRu, PJ Bola Dangdut Syarif, Pj sepak bola pakai sarung Guna.

Hadir dalam acara tersebut seluruh pemuda/i siduampan, begabung dengan anak KKN dari STIE Yappas simpang empat serta di apresiasi oleh Damkar.





Share:

WIRAUSAHA

BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah



Wirausaha merupakan suatu proses atau cara untuk melakukan suatu usaha yang bertujuan untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang diharapkan dengan cara memproduksi, menjual atau menyewakan suatu produk barang atau jasa. Dalam menjalankan suatu usaha (wirausaha) seorang pelaku usaha harus memiliki:

1.      Skill (kemampuan)

Seorang pelaku usaha harus memiliki skill (kemampuan) untuk berwirausaha karena tanpa skill (kemampuan) seorang pelaku usaha tidak akan mungkin bisa berwirausaha dan skill (kemampuan) ini adalah modal utama yang harus dimiliki dalam berwirausaha.

2.      Tekad (kemauan)

Apabila seorang pelaku usaha telah mempunyai skill (kemampuan) tapi tanpa ada tekad (kemauan yang kuat) untuk berwirausaha maka skill (kemampuan) berwirausaha itu akan sia-sia karena tidak dapat tersalurkan.

3.      Modal

Modal merupakan aspek yang sangat menunjang dalam hal memulai dan menjalankan suatu usaha disamping mempunyai skill dan tekad.

4.      Target dan Tujuan

Seorang pelaku usaha apabila ingin menjalankan suatu usaha maka harus bisa menentukan target dan tujuan pemasarannya. Karena apabila target dan tujuan tidak direncanakan maka usaha yang dijalankan tidak mungkin dapat bertahan lama.

5.      Tempat

Tempat berwirausaha merupakan aspek yang harus dimiliki karena sangat menunjang dalam hal wirausaha dan bisa menjadikan suatu bahan pertimbangan oleh konsumen mengenai wirausaha yang sedang dijalankan.



B.  Tujuan

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :

1.    Sebagai contoh inspirasi dalam memulai suatu usaha baru

2.    Sebagai tolak ukur jika mau memulai berwirausaha

3.    Menjadi gambaran dalam berwirausaha bagi pemula wirausaha

4.    Mengembangkan jiwa berwirausaha bagi mahasiswa

5.    Untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan

















  BAB II

PEMBAHASAN



A.  Pengertian Kewirausahaan.

Kewirausahaan (Suryana: 2003) adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melalui berfikir kreatif dan inovatif. Suryana (2003) mengatakan bahwa kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda melalui :

1. Pengembangan teknologi baru

2. Penemuan pengetahuan ilmiah baru

3. Perbaikan produk barang dan jasa yang ada

4.Penemuan cara-cara baru untuk menghasilkan barang lebih banyak dengan sumber daya lebih efisien



Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah dan menemukan peluang. Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang. Jadi kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu yang baru dan berbeda, sedangkan inovasi merupakan kemampuan untuk melakukan sesuatu yang baru dan berbeda.













B.  Jiwa dan Sikap Kewirausahaan

Meredith et al.. (2002), mengemukakan nilai hakiki penting dari wirausahaadalah:

1.    Percaya diri (self confidence)

               Merupakan paduan sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas atau pekerjaan, yang bersifat internal, sangat relatif dan dinamis dan banyak ditentukan oleh kemampuannya untuk memulai, melaksanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan. Kepercayaan diri akan mempengaruhi gagasan, karsa, inisiatif, kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja, kegairahan berkarya. Kunci keberhasilan dalam bisnis adaalh untuk memahami diri sendiri. Oleh karena itu wirausaha yang sukses adalahwirausaha yang mandiri dan percaya diri.

2.    Berorientasi tugas dan hasil

               Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil, adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi pada laba, ketekunan dan kerja keras. Dalam kewirausahaan peluang hanya diperoleh apabila ada inisiatif. Perilaku inisiatif biasanya diperoleh melalui pelatihan dan pengalaman bertahun-tahun dan pengembangannya diperoleh dengan cara disiplin diri, berpikir kritis, tanggap, bergairah dan semangat berprestasi.

3.    Keberanian mengambil risiko

               Wirausaha adalah orang yang lebih menyukai usaha-usaha yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan daripada usaha yang kurang menantang. Wirausaha menghindari situasi risiko yang rendah karena tidak ada tantangan dan menjauhi situasi risiko yang tinggi karena ingin berhasil. Pada situasi ini ada dua alternatif yang harus dipilih yaitu alternatif yang mengangung risiko dan alternatif yang konservatif . Pilihan terhadap risiko tergantung pada:

a.              Daya tarik setiap alternative

b.              Kesediaan untuk rugi

c.              Kemungkinan relatif untuk sukses atau gagal

Selanjutnya kemampuan untuk mengambil risiko tergantung dari:

a.       Keyakinan pada diri sendiri

b.       Kesediaan untuk menggunakan kemampuan dalam mencari peluang dan kemungkinan untuk memperoleh keuntungan

c.       Kemampuan untuk menilai situasi risiko secara realitis

4.    Kempemimpinan

               Seorang wirausaha harus memiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan, keteladanan. Ia selalu menampilkan produk dan jasa-jasa baru dan berbeda sehingga ia menjadi pelopor baik dalam proses produksi maupun pemasaran. Dan selalu memanfaatkan perbedaan sebagai suatu yang menambah nilai.

5.    Berorientasi ke masa depan

               Wirausaha harus memiliki perspektif dan pandangan ke masa depan, kuncinya  dengan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari yang ada sekarang.



C.  Keorisinilan : Kreativitas dan Inovasi

Wirausaha yang inovatif adalah orang yang memiliki ciri-ciri :

1.    Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan saat ini, meskipun cara tersebut cukup baik

2.    Selalu menuangkan imajinasi dalaam pekerjaannya

3.    Selalu ingin tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan Kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berpikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru.

Menurut Everett E. Hagen ciri-ciri innovational personality sebagai berikut:

1.      terbuka terhadap pengalaman

2.      memiliki kemampuan untuk bekerja dengan penuh imajinasi

3.      memiliki keyakinan atas penilaian dirinya dan teguh pendirian

4.      selalu memiliki kepuasan dalam menghadapi dan memecahkan persoalan

Has a duty or responsibility to achieve, memiliki tugas dan rasa tanggung jawab untuk berprestasi memiliki kecerdasan dan energik Sedangkan menurut Alma (2003), jalan menuju wirausaha sukses adalah :

1.      mau kerja keras

2.       bekerjasama

3.       penampilan yang baik

4.      Yakin

5.      pandai membuat keputusan

6.       mau menambah ilmu pengetahuan

7.      ambisi untuk maju

8.      pandai berkomunikasi



Proses kreatif dan inovatif (Suryana: 2003) hanya dilakukan oleh orangorang yang memiliki jiwa dan sikap kewirausahaan yaitu:

1.      Percaya diri (yakin, optimis dan penuh komitmen)

2.      Berinisiatif (energik dan percaya diri)

3.      Memiliki motif berprestasi (berorientasi hasil dan berwawasan ke depan)

4.      Memiliki jiwa kepemimpinan (berani tampil berbeda dan berani mengambil resiko dengan penuh perhitungan) dan Suka tantangan.

Faktor pribadi yang mempengaruhi kewirausahaan : motif berprestasi, komitmen, nilai-nilai pribadi, pendidikan dan pengalaman. Sedangkan dari faktor lingkungan adalah peluang, model peran dan aktivitas.



D.  Kompetensi Kewirausahaan



Wirausaha yang sukses pada umumnya adalah mereka yang memiliki kompetensi yaitu : seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan dan kualitas individu yang meliputi sikap, motivasi, nilai serta tingkah laku yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan/kegiatan.



Keterampilan yang harus dimiliki Suryana (2003) :

1.      Managerial skill

2.      Conceptual skill

3.      Human skill (keterampilan memahami, mengerti, berkomunikasi dan berelasi

4.      Decision making skill (keterampilan merumuskan masalah dan mengambil keputusan)

5.      Time managerial skill ( keterampilan mengatur dan menggunakan waktu) Kompetensi diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan dan kemampuan individu yang langsung berpengaruh pada kinerja, Kinerja bagi wirausaha merupakan tujuan yang ingin dicapai



E.  Pembelajaran Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan jiwa dari seseorang yang diekspresikan melalui sikap dan perilaku yang kreatif dan inovatif untuk melakukan suatu kegiatan.Dengan demikian, perlu ditegaskan bahwa tujuan pembelajaran kewirausahaan sebenarnya tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pebisnis atau business entrepreneur, tetapi mencakup seluruh profesi yang didasari oleh jiwa wirausaha atau entrepreneur. Dalam pengertian yang paling luas, pembelajaran terjadi ketika pengalaman menyebabkan perubahan yang relatif permanen pada pengetahuan atau perilaku individu.

Pembelajaran merupakan aspek kegiatan manusia yang kompleks, yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan. Pembelajaran secara simpel dapat diartikan sebagai produk interaksi berkelanjutan antara pengembangan dan pengalaman hidup. Dalam makna yang lebih kompleks pembelajaran hakikatnya adalah usaha sadar dari seorang guru untuk membelajarkan siswanya (mengarahkan interaksi siswa dengan sumber belajar lainnya) dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan. Dari makna ini jelas terlihat bahwa pembelajaran merupakan interaksi dua arah dari seorang guru dan peserta didik, di mana antara keduanya terjadi komunikasi (transfer) yang intens dan terarah menuju pada suatu target yang telah ditetapkan sebelumnya



F.   Kewirausahaan dalam Pandangan Islam

Masykur Wiratmo dalam buku Pengantar Kewiraswastaan Kerangka Dasar Memasuki Dunia Bisnis mengungkapkan definisi kewirausahaan sebagai proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul risiko finansial, psikologi, dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa finansial dan kepuasan pribadi.

Kewirausahaan dalam pandangan Islam merupakan aspek kehidupan yang dikelompokkan kedalam masalah mu‟amalah, yaitu masalah yang berkenaan dengan hubungan yang bersifat horizontal antar manusia dan tetap akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat. Dalam surat An-Najm ayat 39-42 mengingatkan kepada manusia:

Artinya: Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala seuatu)”.(QS. An-Najm ayat 39-42)

Seperti hadits di bawah ini, Rasulullah saw mengajarkan umatnya supaya berusaha memenuhi hajat hidupnya dengan jalan apa pun menurut kemampuan asal jalan yang ditempuh halal.

Artinya: Sesungguhnya kalau seorang di antara kalian mengambil tali-temalinya, lalu ia datang dengan seikat kayu bakar di atas punggungnya, kemudian menjualnya, hingga dengannya ia dapat menjaga mukanya (menjaga kehormatannya dari minta-minta), itu lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada orang, baik mereka memberi atau menolaknya.” (HR.Bukhari)







BAB III

PENUTUP



A.  Kesimpulan

Dimana ada kemauan, usaha, kerja keras dan berfikir maju maka segala kesulitan akan menjadi kemudahan. Terbukti dengan kisah dari Bang Djaja yang dulunya susah payah membuka usaha, sampai meminjam uang untuk modal usahanya, kini ia mampu membuktikan ia mampu menjadi wirausaha yang sukses.

Hidup sulit dan sangat sederhana tidak mematahkan semangatnya untuk berusaha, sampai ia menjadi suksespun ia tetap menjadi Bang Djaja yang ramah dan bersahaja. Dari gerobak kecil sampai menjadi warung yang cukup besar ia rai dengan kerja keras. Berusaha memuaskan konsumennya dan tak henti pula ia berkreasi untuk mengembangkan usahanya.




DARTAR PUSTAKA

Departemen Agama RI

Eman Suherman. Desain Pembelajaran Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta, 2008


Kasmir. Kewirausahaan-Edisis Revisi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2013

Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Jakarta : Kencana Prenada Media Group, 2010

WinarnoPengembangan Sikap Entrepreneurship dan Intrapreneurship. Jakarta: Indeks, 2011

Share:

Featured Post

Kekenyangan bakar ayam

Arsip Blog

Sample Text