SUKABUMI, - Dalam upaya peningkatan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam penyediaan sarana olahraga yang representatif bagi masyarakat.
Wujud nyata komitmen tersebut tampak dengan dimulainya pembangunan Lapang Sepakbola Walagri Jogging Track di Desa Parakansalak, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, dengan pelaksanaan 75 hari kalender, dengan Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan pada 29 September 2025.
Pembangunan fasilitas olahraga ini dilaksanakan oleh CV Arrayyan Jaya Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp626.094.500,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025.
Ada hal yang menarik, belum selesai pembangunan kondisi joging track lapang Walagri sudah mengalami kerusakan pada beberapa titik cor beton yang berada dilokasi.
Hal tersebut menjadi viral di beberapa platform media sosial, diantaranya menyinggung bahwa pembangunan tersebut tidak di split pada pembangunannya sehingga retak.
"Lapang Walagri sudah 50% pekerjaannya namun ini sayang sudah ada retak-retak karena bawahnya tidak pakai split selain itu ada juga genangan air di atas beton," ungkap video di akun kangkurir_Nasrul26.
Sementara menurut akun Dedemahbebas menuturkan kondisi joging track Walagri yang baru satu bulan pekerjaannya sudah retak hal tersebut harusnya warga komplain.
"Untuk warga Kecamatan Parakansalak apabila kondisinya sudah retak seperti itu cobalah di komplain, karena yang namanya sudah di cor berarti pekerjaannya hampir full," cetus akun tiktok dedemahbebas.
Walaupun sekarang dilokasi pihak pengembang sudah menutup retak kan menggunakan semen namun dilokasi masih terlihat bekas retak kan serta di titik lain masih ada retak-retak.
Hal tersebut tentunya menjadi dugaan kuat bahwa pembangunan tersebut perlu adanya pengawasan lebih dari pihak Disbudpora Kabupaten Sukabumi bahkan lembaga rasuah dalam pengawasan pembangunan yang berasal dari Pemkab Sukabumi.
Reporter: Jack




Social Footer