Program Normalisasi atau Restorasi sungai yang berlokasi kp tegaljunti RT 02 Rw 04 kelurahan tegalmunjul Purwakarta, Dinas Dputr kabupaten purwakarta yang di kerjakan oleh karya bakti tni tentunya menuai isu tak sedap dimna pekerja mengakui mereka dinkerjakan oleh cv santika jaya
Nomer kegiatan: 29/SPMK.SDA/NRSI RSTSI (karya bakti tni)/DPUTR/X/2025 dengan jangka waktu pekerjaan 30 hari kalender dengan nilai anggaran Rp. 121.240.7000,00 (seratus dua puluh satu juta dua ratus empat puluh ribu tujuh ratus rupiah) sumber dana APBD kabupaten purwakarta tahun 2025.
Yang seharusnya program karya bakti tni pengabdian masyarakat yang melibatkan prajurit TNI bersama warga untuk kegiatan fisik dan nonfisik, seperti pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur (jalan, jembatan, posyandu), renovasi tempat ibadah, pembukaan akses jalan, penghijauan (penanaman pohon), hingga kegiatan sosial dan penyuluhan (kesehatan, KB, kamtibmas, pertanian, wawasan kebangsaan),
Team dari media melakukan investigasi menanyakan kerjaan tersebut kepada p
pekerja yang tidak bisa menyebut namanya kami di kerjakan oleh cv santika jaya yang di bayar perharinya tukang Rp 130.000 (seratus tiga puluh ribu) kendek Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) tanpa di berikan bpjs kesehatan. “Katanya”
Secara umum, program Karya Bakti TNI, termasuk kegiatan yang lebih besar seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dilaksanakan secara swakelola dengan mengedepankan prinsip gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Tujuannya adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
Oleh karena itu, pengerjaan proyek fisik dalam program Karya Bakti TNI pada dasarnya tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga atau CV/kontraktor.
“Team media pun sudah memastikan pekerjaan ini di kerjakan oleh masyarakat setempat dan team tenaga dari cv tidak ada dari pihak TNI nya”
Hal ini di singguh oleh aktivis purwakarta yang tidak mau di sebutkan namanya “kenpa judul kegiatan normalisasi karya bakti tni tapi yang mengerjakan pihak ke tiga dari kontraktor, terkesan kurang nya keterbukaan publik yang di duga banyak yang di tutupi.”
Sampai berita ini naik ke redaksi pihak media sudah konfirmasi kepada pihak ke tiga cv santika jaya hj eep melalui pesan whastsapp namun tidak ada respon.
(Red/team)


Social Footer